seijin tuhan q mencintaimu,
serumpun hutanpun tahu rasa ini hanya untuk kamu,
tak terelakkan lagi rasa rindu ini,
tak dapat terurai kembali kelamny kerinduan ini,
tak pernah meragu untuk tetap membatu,
membatu disini,
menunngu datangnya mentari pagi,
mentari dengan kehangatan bidadari itu,
membatu, merasuk,
hanya untukmu jiwa ini,
cobalah liat jiwa ini,
jiwa yang luluh lantah oleh kesempurnaanmu,.
keangkuhanmu akan cintaku ,
sampai kapan kau akan terus berlari,
berlari, terbang menjauh dari hati ini,
Jumat, 11 Desember 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar